Detail Berita

WISATA ADAT RUWAH DUSUN BANTAL DESA DUYUNG TRAWAS

29 May 2017 08:58 Admin Berita

Prosesi ruwah dusun Bantal desa Duyung ini sudah dimulai sejak Jumat pagi (28/04) dengan khataman Al-Quran di balai desa kemudian di malam harinya tahlil dan istighosah di tempat yg sama. Sementara warga yang lain sudah mulai membuat ancak untuk persiapan Asahan yang akan diarak keesokan harinya. Jumlah Total ada 18 ancak dari masing-masing RT dan pengusaha pelaku pariwisata di Duyung.

Sabtu pagi hari (29/04) ancak2 tersebut di bawa ke balai desa untuk dilakukan pengundian, hanya 2 Asahan/ ancak yg beruntung akan di bawa ke punden tempat petilasan Mbah Gundo Wijoyo yg membabat alas desa Duyung untuk disajikan dan menjadi rebutan warga dimeriahkan dengan suara petasan yang menggelegar menambah ramai acara. 

Sedikit cerita tentang Mbah Gundo Wijoyo ini merupakan santri dari Mbah Abdurrahman Surodito yg dikenal sebagai wali qoryahnya wilayah kecamatan Trawas (makamnya ada di desa Tamiajeng).
Mbah Gundo Wijoyo menurut cerita dikenal mbetik/ temperamental tinggi, keinginan yg tidak di turuti maka mudah marah dengan cara menendang pilar rumah hingga rumah itu roboh, namun justru dengan mbetiknya itu jiwa keberanian menegakkan kebenaran membawa berkah di masa kini dimana desa duyung yg dahulu hanya dikenal sebagai desa tertinggal sekarang dengan sentuhan inovasi menjadi desa wisata. Terbukti sekarang dusun Bantal desa Duyung ramai dikunjungi wisatawan dengan 2 wisata andalannya dan kedepan telah dipersiapkan untuk dikembangkan menjadi 7 wisata.

Siang harinya selapas dhuhur dilaksanakan resepsi Ruwah di balai desa dengan menggelar ancak2 tadi di sekitar tempat resepsi tersebut.

Hadir di acara resepsi dari Pemprov Jatim, Pemkab Mojokerto, muspika Trawas dan para pengusaha pariwisata yg ada di Trawas

Malam harinya, warga disuguhkan hiburan ludruk Arma Budaya dari Malang

Tentu kemeriahan acara Ruwah Dusun Bantal Desa Duyung ini luar biasa wartawan dari berbagai media ikut meliput acara ini

Dengan publikasi yang luas dan persiapan secara profesional, pantas kiranya  acara ruwah dusun di Kecamatan Trawas ini menjadi sebuah wisata adat yang khas dan profitable.

Semoga saja.